Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim (HR Ibnu Majah:244)

Senin, 28 Januari 2013

Jangan Pacaran, Puteri!



Oleh Andi Wibowo, S.Pd

Sang Bapak bangga anaknya cantik sekali
Dia tak cemburu anaknya berpakaian seksi
Setiap malam minggu  laki-laki menghampiri
lalu dengan mudahnya anaknya dibawa pergi

si cowok dianggapnya calon suami si puteri
sudah ganteng, PNS lagi
Wah, ini dia calon menantu sejati!
Pernikahan pun tak sabar dinanti

Si puteri terlalu jatuh hati
Baginya si cowok adalah arjuna sejati
Cintanya sangat berlebihan sekali
Dia berkata,”Bumi ini miliki kami, dua sejoli yang saling mencintai…!”

Malam itu si cowok apel lagi
Malam itu sepi dan sunyi
Setan pun berkata,”Inilah kesempatan yang dinanti!”
Akhirnya, hal yang tidak diinginkan pun terjadi

Si puteri terlambat menstruasi
Ternyata dia sudah hamil empat sasi
Ia pun hanya bisa menyesali diri
Mengapa zina itu terjadi??

Si puteri pun kalap diri
Akhirnya ia melakukan aborsi
Dosa pun semakin bertambah lagi
Nama baik keluarga pun ternodai

Maka dari itu ingatlah wahai para wali
Jagalah puterimu sepenuh hati
Dari musang berbulu biri-biri
Jangan sampai puterimu hamil tanpa suami