Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim (HR Ibnu Majah:244)

Sabtu, 10 Maret 2012

Berita Ahlus Sunnah Di Negeri Yaman (6 – 13 Rabiuts Tsani 1433)


Sabtu, 3 Maret 2012/10 Rabi’ul Tsani 1433

Saudara-saudara kami di Kitaf mengabarkan bahwasanya hari kemarin setelah magrib, mereka menyerang parit pertahanan Rafidhah dengan meriam, senapan mesin berat dan ringan sehingga menyebabkan terbunuh dan terlukanya beberapa orang diantara mereka dan tidaklah berlalu suatu haripun melainkan ada saja diatara mereka, orang-orang Rafidhah yang terbunuh ataupun terluka. Kami kabarkan kepada ikhwah semuanya, bahwasanya kondisi Rafidhah, semakin hari semakin melemah semangatnya-segala pujian dan nikmat hanya milik Allah. Ya Allah! Tolonglah hamba-hamba-Mu mujahidin dan mereka yang berjaga-jaga di medan perang Kitaf dan Hajur!



Jum’at, Tanggal 2 Maret 2012/9 Rabi’ul Tsani 1433

Alhamdulillah, orang-orang Rafidhah terus berjatuhan, baik terbunuh ataupun terluka, saudara-saudara kami di medan perang kitaf mengabarkan bahwasanya pada kemarin malam dan hari sebelumnya, telah terbunuh sekitar 20 orang dari pihak Rafidhah dan pada hari kamis malam sebagian mujahidin menyusup ke daerah musuh dan berhasil membunuh seorang penembak jitu Rafidhah yang selalu merepotkan mujahidin dan menguasai senjatanya.

Kekhawatiran Terjadinya Perang Besar Antara Hutsy Dan Kabilah Wailah

Keadaan di propinsi Sho’dah semakin memanas setelah kabilah wailah, kabilah besar yang memiliki kekuatan persenjataan paling besar diantara kabilah-kabilah yang ada di Sho’dah, telah mengumpulkan seluruh pejuangnya secara besar-besaran untuk bersiap-siap membuka pertempuran melawan jama’ah hutsy-Rafidhah setelah terbunuhnya salah seorang perwira yang memiliki hubungan dengan kabilah tersebut ditangan jama’ah hutsy. Sumber berita “Al-Wathon” mengabarkan adanya usaha mediasi antara kedua belah pihak untuk mengurangi ketegangan diantara kedua belah pihak, akan tetapi pihak kabilah wailah tetap bertekad untuk mengadakan balas dendam atas terbunuhnya perwira tentara tersebut yang bergabung dengan batalyon 131di wilayah kitaf. Dan sumber berita “Al-Wathon” memperkirakan beberapi hari kedepan akan terjadi pertempuran lebih keras dibandingkan dengan sebelumnya karena kedua belah pihak telah mengumpulkan pejuangnya dalam jumlah besar.


Hari Kamis,Tanggal 1 Maret 2012 M

Jama’ah Hutsy Dituduh Melakukan Kejahatan Kemanusiaan Terhadap Penduduk Wilayah Kasyr, Yaman Utara.

Yaitu Dengan meletakkan ranjau di mayat-mayat penduduk yang telah terbunuh, merobohkan rumah-rumah penduduk sedangkan mereka ada di dalamnya dan menembaki penduduk yang tak berdosa.

Kabilah-kabilah Kasr menuduh jama’ah Hutsy / Rafidhah di propinsi Hajjah telah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan dalam perangnya melawan kabilah di kasyr semenjak 6 bulan yang lalu secara terus-menerus. Dalam pernyataanya, kabilah kasyr menegaskan bahwasanya orang-orang hutsy menanam ranjau di mayat-mayat penduduk yang telah terbunuh, merobohkan rumah-rumah penduduk sedangkan mereka berada di dalamnya juga melarang masuknya bahan-bahan makanan dan obat-obatan, serta melarang orang-orang yang sakit dan terluka dari berobat. Kemudian orang-orang hutsy mendatangkan para pejuangnya dari berbagai wilayah di yaman dan membuat markaz-markaz bagi para pejuangnya di perbatasan wilayah propinsi untuk memudahkan mereka melakukan serangan terhadap penduduk wilayah tersebut. Juga jama’ah hutsy melakukan berbagai bentuk ancaman di pasar-pasar dan meletakkan pos-pos pemeriksaan diberbagai tempat, menculik orang-orang yang lewat, menembaki penduduk dan merobohkan rumah-rumah mereka. Dan kabilah kasyr menegaskan bahwa tanggung jawab secara penuh atas seluruh kejadian ini di tangan presiden Abdul Robbahu Manshur Haady dan pemerintahannya serta menuntut dengan segera campur tangan pemerintah untuk menangani masalah ini dan melindungi masyarakat serta menjaga keamanan mereka.

Sumber: Kantor Berita “Al-Masdar Online”



Rabu, Tanggal 29 Februari 2012 M/7 Rabi’uts Tsani 1433 H.

Orang-orang Rafidhah Masih Terus Memunguti Orang-orang Yang Tewas Dan Terluka Diantara Mereka.

Setiap hari orang-orang Rafidhah masih terus memunguti mayat-mayat teman mereka sendiri, saudara-saudara kami di medan perang wailah mengabarkan bahwasanya kemarin lusa sebelum magrib, orang-orang Rafidhah membawa 2 kendaraan penuh dengan mayat para pengikutnya jumlahnya sekitar 23 mayat, disebabkan tembakan meriam dan mortir dari mujahidin yang tepat mengenai mereka, adapun saudara-saudara kami dalam keadaan sehat wal afiyah karena karunia Allah.

Wahai Rafidhah tidak cukupkah bagi kalian untuk menjadi penduduk yang baik, kalian mempunyai hak dan kewajiban sebagaimana penduduk yang lainnya? Kembalikan hak-hak orang yang telah kalian zholimi serta kembali hidup dengan tenang ?

Pada Hari Ini, Telah Meninggal Dua Orang Saudara Kami, Semoga Allah Menerima Mereka Sebagai Syuhada’

Al-Akh Hamid Al-‘Udainy, beliau adalah salah seorang da’i ilallah yang teguh dan menginginkan mati syahid, beberapa hari yang lalu beliau datang ke keluarganya di dammaj kemudian pergi kitaf mencari syahadah dan dengan ijin Allah akhirnya beliau mendapatkan apa yang selama ini diharap-harapkan.

Al-Akh Azuuz Al-‘Adny, tinggal di wilayah al-khaisah, beliau adalah seorang yang baik, beberapa hari sebelumnya telah pergi ziaroh ke keluarganya di aden kemudian pergi ke kitaf, menyusul saudara-saudaranya mujahidin di sana dan akhirnya meraih syahadah di jalan Allah-semoga Allah menempatkan keduanya di surga firdaus yang paling tinggi.

Orang-orang Rafidhah Bersembunyi Seperti Tikus

Saudara kami, fahd bin Aly Az-Za’kary-semoga Allah selalu memberikan taufiq kepadanya-mengabarkan bahwasanya mujahidin sejak magrib, hari kemarin menembaki Rafidhah dengan senjata mesin berat kaliber 23 mm dan mereka bersembunyi seperti tikus, tanpa mampu membalas walaupun satu peluru-pun. Alhamdulillah kondisi kami dalam keadaan baik-baik saja dan kemenangan terus-menerus diraih mujahidin serta Rafidhah dari hari ke hari terus berjatuhan.



Penyusun: Ustadz Muhammad Nuh Huda, MA.
Artikel Muslim.Or.Id